Senin, 30 Mei 2011

Disentri

Disentri ada dua macam, pertama yang disebabkan amuba yang hidup dalam usus besar, dna kedua akibat serangan amuba dari luar (basiles). Yang kedua biasanya lebih parah. Setelah 3-4 hari kemasukan kuman basiles penderitakan merasa demam, mual muntah-muntah, mencret dan sakit perut. Bila tak segera diobati berak akan bercampur darah dan lendir dan mencret sampai sekitar 20 kali sehari.
Disentri bisa dihindarai dengan menjaga kebersihan makanan.

Resep 1 :
3 bawang merah dikupas 1/2 cangkir daun patikan cina, 5 cm pulasari. Semua dicuci, irus, taruh dalam mangkuk lalau dikukus kira-kira 1 jam. Saring dengan kain bersama dengan cairan yang terkumpul dimangkuk. Takaran itu untuk 2 kali minum. Ulangi hingga sembuh.

Resep 2 :
2 siung bawang putih dikupas, cuci, rebus dengan segelas air. Minum sebelum makan, lakukan 3 kali sehari, selama 2-3 hari.

Resep 3 :
1-2 mentimun dicuci, potong-potong rendam dalam madu. Makan beberapa kali.

Resep 4 :
Giling daun sosor bebek sampai halus, bubuhkan diperut sebagai tapal, lalu dibalut. Ganti sehari 2 kali (catatan : resep ini juga sebagai obat demam dan diare)

Resep 5 :
Daun kakai kuda (pegagan) yang kering direbus selama kurang lebih seperempat jam dan airnya dapat diminum (catatan : resep ini bisa juga mengobati sariawan, sakit perut, radang usus, batuk, mempelancar air seni)


Sumber : Abu Nalan
Manfaat apotik hidup
untuk perawatan kesehatan dan kecantikan--
Cium peluk membabi buta

Tidak ada komentar:

Posting Komentar